Intinya… (tl;dr)

Pertanyaan penelitian yang baik adalah pertanyaan yang:

  1. Anda belum tahu jawabannya,
  2. Anda yakin bisa menjawabnya, dan
  3. Anda bisa menunjukkan bahwa jawaban Anda nanti relevan dan bisa diinterpretasikan secara masuk akal.

Penjelasan lengkapnya ⬇️

Apa sebenarnya tujuan dari tugas akhir?

Skripsi, tesis, dan disertasi ditulis bukan untuk mengubah dunia atau memenangkan Nobel. Tujuan utamanya adalah mendorong mahasiswa belajar untuk melakukan project penelitian secara mandiri, meskipun di bawah supervisi dosen pembimbing.

Jadi, standarnya tidak sama dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang sudah berpengalaman, seperti yang Anda baca di jurnal-jurnal ilmiah, meskipun (tentu saja) Anda bisa belajar dari artikel-artikel ini.

Prinsip dasar

Masalah penelitian yang baik memenuhi setidaknya tiga syarat.

<aside> ⚠️

  1. Anda belum tahu jawaban (dari pertanyaan penelitian tersebut)
  2. Tetapi Anda yakin bisa menjawab pertanyaan tersebut
  3. Jawaban yang Anda rumuskan ini benar-benar relevan dengan pertanyaan ini dan bisa diinterpretasikan secara masuk akal </aside>

Ketiga syarat ini saling melengkapi dan sama pentingnya.

1️⃣ “Saya belum tahu jawabannya”

Yang saya maksudkan di poin ini, bukan berarti Anda harus merumuskan sesuatu yang benar-benar baru dan belum pernah diteliti sama sekali oleh siapapun di dunia ini. Ini maksudnya jawaban atas pertanyaan Anda tidak langsung tersedia, tidak eksplisit, dan oleh karena itu, harus dijawab dengan mengumpulkan data.

Kesalahan yang sering terjadi adalah mahasiswa memilih pertanyaan yang terlalu obvious apa jawabannya (e.g., “apakah motivasi bisa berdampak pada IPK?” “apakah dukungan sosial bisa mengurangi stres?” “apakah baju kita basah apabila disiram air?” “apakah menjemur baju di siang hari ketika matahari terik bisa membuatnya kering?” dsb.)

Masalah penelitian bisa dipertajam dengan cara menanyakan pertanyaan lanjutan, misalnya:

  1. Seberapa besar pengaruh/dampak/korelasi x terhadap y, dan dalam situasi seperti apa ****pengaruh/dampaknya ini berbeda?
    1. Pada populasi mana pengaruh/dampak x terhadap y ini perlu diuji lebih lanjut? Mengapa konteks ini relevan dalam memahami y?
  2. Asumsi apa yang selama ini diterima begitu saja, secara luas, tentang y tetapi belum diuji secara mendalam?

Untuk menemukan masalah penelitian, Anda bisa mencermati bagian discussion dan conclusion dari artikel ilmiah yang menurut Anda cocok dengan topik yang Anda minati. Biasanya, penulis menuliskan secara eksplisit keterbatasan dan future direction dari penelitian empirik yang mereka lakukan.