
Lahir di Lombardia, Italia, pada 2 September 1996, Manisha Iaurine Lombardi tumbuh di antara dua budaya yang membentuk cara pandangnya terhadap dunia. Ayahnya, Gerald Kurniawan, adalah seorang konglomerat asal Indonesia yang dikenal membangun berbagai lini bisnis di tingkat internasional. Sementara itu, ibunya, Alessandra Mei Lombardi, merupakan perempuan berdarah Italia–Tionghoa yang lahir dan besar di Milan, dikenal memiliki kecintaan mendalam terhadap seni, sejarah, dan budaya klasik.
Saat Manisha berusia lima tahun, kedua orang tuanya memutuskan untuk bercerai. Meski dibesarkan dalam lingkungan yang berkecukupan, pengalaman tersebut membentuknya menjadi pribadi yang mandiri, dewasa, dan menghargai hal-hal sederhana dalam hidup.
Sepulang dari Inggris, Manisha sempat bergabung dengan media company milik ayahnya sebagai Head of Campaign Division. Selama beberapa tahun, ia bertanggung jawab merancang berbagai kampanye kreatif, membangun strategi komunikasi, serta memimpin tim dalam menjalankan proyek-proyek perusahaan. Pengalaman tersebut memberinya banyak pelajaran tentang kepemimpinan, kerja sama tim, dan cara menyampaikan sebuah cerita kepada publik.
Meski menikmati pekerjaannya, Manisha menyadari bahwa dunia arkeologi selalu memiliki tempat tersendiri di hatinya. Keputusannya untuk kembali menjadi arkeolog bukan karena ia meninggalkan dunia media, melainkan karena ia ingin kembali melakukan apa yang benar-benar ia cintai, menelusuri jejak peradaban, meneliti peninggalan sejarah, dan memahami kisah-kisah yang tersimpan di balik setiap artefak.
Kini, Manisha menjalani hari-harinya dengan lebih perlahan, menikmati setiap momen tanpa merasa harus selalu mengejar sesuatu. Di sela-sela pekerjaannya, ia lebih memilih membaca buku, menikmati secangkir kopi, berjalan santai menyusuri kota-kota tua, atau menghabiskan sore dengan merakit LEGO. Ia percaya bahwa hidup tidak selalu tentang bergerak lebih cepat dari orang lain, tetapi tentang memberi ruang untuk menikmati setiap proses, sekecil apa pun itu.
She bears the likeness of Go Younjung, born April 22, 1996 — a face that holds the light and stillness of the world created by 𝙊𝙥𝙝𝙚𝙡𝙞𝙖.