<aside> <img src="/icons/circle-alternate_green.svg" alt="/icons/circle-alternate_green.svg" width="40px" />
β β π³ β CIRCLE ππ» SERENITY!β β±β UNBURDERNED HEART. β¨ πΎ.π. β© UNASHAMED OF MY IMPERFECTIONS, UNBOUND BY MY PAST, I MAKE PEACE WITH THE SELF I AM BECOMING.
</aside>

| Nama lengkap | Beverly Rosavelle |
|---|---|
| Nama panggilan | Beverly, Caca |
| Tempat, tanggal lahir | Seattle, 1 Januari 2000 |
| Pekerjaan | Perancang Busana |
| Media sosial | x.com/rosavelry |
| Role | Heartweaver |
Cinta seringkali menjadi sesuatu yang membawa banyak efek samping, arahnya juga tidak selalu menentu. Kadang, cinta bisa membawa kebaikan, kadang pula membawa yang berkebalikan. Tapi, kalau diberi kesempatan untuk meromantisasi, cinta menurut seorang Beverly Rosavelle merupakan sesuatu yang membuat hidup lebih berarti.
Bagaimana tidak? Lahir dari kedua orang tua yang tak pernah henti memperlihatkan serta mengalirkan cinta kasih melalui berbagai bentuk (kata, tindakan, serta hal-hal kecil yang bahkan dapat ia rasakan sebagai seorang anak) membuat arti cinta dalam kepalanya menjadi penuh dengan kenaifan.
βI want to have a significant other that is as wonderful as my father.β
βI want to be a significant other that is as amazing as my mother.β
βThe world would be a better place if the love we nurture is as big as what my parents have.β
Bentuk cinta juga dituangkan oleh keluarganya dalam bentuk dukungan. Ayah dan ibunya tidak pernah sekalipun memaksa Beverly untuk mengikuti jejak pendidikan maupun karir seperti keduanya. Mereka tidak pernah sekalipun memaksakan apa yang bukan kehendak sang anak. Sejak kecil, ia diberi pilihan untuk menentukan apapun yang ia inginkan. Sejak kecil, ia sudah diajarkan untuk memilih sesuatu yang menurutnya baik dan tepat.
Sejak kecil hingga beranjak dewasa, Beverly tahu bahwa apapun yang ia pilih harus diterima dan dijalani sepenuh jiwa. Ia telah dibiasakan untuk memaksimalkan usaha dan rasa atas hal apapun yang ia jalani, karena pada akhirnya, hasil dari seluruh pilihan dan keputusannya itulah yang akan dihadapi dan ditanggung oleh dirinya sendiri. Agar tidak menyesal juga, nantinya.
Pola pikir itu ia terapkan pada hampir seluruh aspek kehidupan yang dijalani, mulai dari hobi, pendidikan, hingga karir. Ketiga hal tersebut berada pada satu bidang yang sama: seni. Beverly memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap seni. Ia senang sekali mendengarkan musik, ia seringkali hadir pada acara pagelaran seni apapun yang menurutnya menarik, ia juga senang terhadap tata busana yang membuat seseorang bisa terlihat unik. Atas hal tersebut, ia memutuskan untuk mendalami bidang busana, hingga membawanya berada di titik ini: bekerja sebagai seorang perancang busana.
Pola pikir yang sama juga ia terapkan dalam hubungan yang Beverly miliki, baik itu pertemanan, dan lebih spesifiknya, percintaan. Selama dua puluh enam tahun hidup, ia hanya sekali menjalin hubungan dengan seseorang, dan hubungan tersebut berjalan sejak dirinya berada di bangku pendidikan. Waktu yang dijalani bersama tidak sebentar, mantan kekasihnya juga merupakan seseorang yang selalu menemani Beverly di segala keadaan. Naik turun dan pasang surut kehidupan sudah dibersamai, dan Beverly hanya mengerti satu hal yang pasti: bahwa ia akan selalu berusaha memberikan segala hal secara maksimal untuk yang menemani.